Menyapu Rezeki Allah Lewat Bisnis

0
92

Akmal Nampira”Mengawali Usaha Tidak Boleh Makan Ribah.

Mahensa Express-Kalabahi. Adalah Akmal Nampira,S.Pd pada 3 tahun lalu dengan modal Rp.3,5 Juta mencoba mencari peruntungan berbisnis Pengadaan kostum berdasarkan pesanan dan beternak ayam potong. Selain berjualan kostum fungsionaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kalabahi ini bergerak di pengadaan motor bekas. Motor-motor tersebut kemudian diberikan kepada masyarakat dalam bentuk kredit lunak.

Dikatakan lama kredit dan besaran cicilan sangat tergantung dari kesepakatan dengan konsumen. Awalnya dengan modal pengadaan kostum dia beli 3 buah motor bekas jenis honda dan suzuki yang per unit nya dia beli dengan Rp.6,5 Juta. Hingga saat ini usaha kredit motor masih berjalan dan Alhamdulillah omsetnya lumayan,”Katanya.

Disamping bergerak dalam kredit motor dan pengadaan kostum,Akmal juga bergerak di bidang koperasi simpan pinjam yang dia beri nama “Koperasi Yakusa” dan hingga saat ini Yakuza masih eksis.

Dia juga dipercayakan distributor rokok vista dan rokok Sinar Mulya menjadi Agen tunggal rokok Vista dan Sinar Mulya di Kabupaten Alor. “Sesungguhnya berusaha di alor sangat baik dan menjanjikan asalkan kita tabah dalam berusaha insyaallah pasti akan berhasil.

Dikatakan selama berusaha dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan  pemerintah maupun Bank tetapi mendapatkan bantuan dari ,Abang senior Irwan abdull Kadir dan Farhan Syuhada. Farhan merupakan pengusaha Agen Vista di Kupang. Abang Irwan dan Farhan bantu 10 juta serta bahan-bahan bangunan untuk pembuatan kandang ayam potong,”Katanya.

Dengan usaha ini dirinya berhasil meraih gelar sarjana pada Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini,”Ungkap Akmal.(efakolly)

Facebook Comments