Malaikosa: Ruas Jalan Kenarilang Kokar Akan Berubah Status Menjadi Jalan Nasional.

0
433

Mahensa Express.Com-Kalabahi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Alor, IR.Josef Malaikosa kepada Mahensa Express.Com di Ruang Kerjanya pada Selasa (03/10) mengatakan  Pembentukan UPT Dinas Pekarjaan Umum di Pulau Pantar sebenarnya sudah dilakukan tetapi karena keterbatasan perangkat dan juga akan ada perubahan regulasi tentang Perangkat Daerah sehingga belum terbentuk.

Untuk itulah maka Dinas PU Kabupaten Alor telah berkoordinasi dengan Bagian Orta Setda Alor. Lanjut Kadis, Malaikosa pada prinsipnya Bagian Orta Setda Alor mendukung, karena luas wilayah dan kondisi topografi sangat memungkinkan apabila ada UPT Dinas Pekerjaan Umum di kecamatan.

Dia mengatakan dengan adanya UPT Dinas PU di kecamatan akan memudahkan pengawasan dan monitoring dapat berjalan dengan baik.

Dikatakan untuk lingkar Pantar pada Tahun 2018 akan dibangun ruas jalan Kabir-Pandai-Tuabang-Bakalang dengan Anggaran Rp.21 Milyar. Pembangunan lanjutan Ruas Jalan Baranusa-Beayangono-Boloang. Lanjutnya Bupati Alor, Drs.Amon Djobo minta agar ada  alokasi Anggaran untuk pembangunan ruas jalan, Kaka Mauta-Puntaru-Delaki sekitar 6 Km.  Diharapkan  pada Tahun Anggaran 2018 pembangunan ruas jalan dimaksud harus tuntas,”Ujar nya.

Dinas PU Kabupaten Alor sementara mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk merubah status Ruas Jalan Kalabahi-Kokar. Kami juga telah mengusulkan kepada Gubernur Provinsi NTT untuk menghapus status jalan provinsi untuk Ruas Jalan Kalabahi-Kokar diusulkan ke pusat sehingga mejadi jalan nasional. Apabila terjawab maka ruas jalan nasional mulai dari Kenarilang-Kokar-Tulta-Mali sehingga akan konek dengan ruas jalan negara di selamat jalan.

Dikatakan bahwa perubahan status ruas jalan Kalabahi-Kokar harus segera dilakukan karena sangat padat. Apalagi tambatan perahu Alor Kecil sangat ramai. Kedepan kita akan membangun pelabuhan pengumpul dari Pantar di Alor Kecil sehingga dapat mengurangi perahu motor di Pelabuhan Kalabahi. Kita harus mengantisipasinya karena apabila Pelabuhan PLTU dan Pelabuhan Peti Kemas sudah jadi maka akan ada begitu banyak kapal yang akan hilir mudik hal ini dapat mengancam kapal-kapal kecil sehingga di Alor Besar sudah harus dibangun pelabuhan sehingga dapat menampung kapal dari Pura dan Pantar sehingga Arus ekonomi disana dapat berkembang.

Menurut Kadis, Malaikosa untuk Kecamatan Alor Barat Daya kami usulkan untuk pembangunan ruas jalan Mainang-Kui-Buraga. Kami sudah membuat desain secara utuh untuk disampaikan kepada Badan Perbatasan Nasional sehingga dalam setiap Tahun Anggaran Kementerian PU ambil yang mana Kementerian   PDT kerja ruas jalan mana,termasuk jembatan Morba. Jembatan Morba sudah diusulkan menjadi prioritas utama karena satu-satunya jembatan yang menghubungkan ibu kota kecamatan dengan desa-desa di Abad. Kami juga mengusulka ruas jalan baru Lola-Langleki-Hirang-Lingal. Ini merupakan ruas-ruas baru yang akan dibuat dalam data base yang sudah direncanakan pada Tahun 2017 ini.

Dikatakan semua ruas jalan di alor akan dibuat sistim GIS (Geographic Informasi Sisitim) dengan sistim ini pemerintah pusat dapat memantau semua ruas jalan di Kabupaten Alor.

Ruas baru Petleng-Mebung-Workshop Mebung-menyusuri tebing hingga Likuwatang akan dibuka sebab apabila terjadi kejadian luar biasa semua akses akan terputus sehingga harus ada ruas jalan alternatif,”Katanya.

Pembangunan ruas jalan Hutan Nostalgia kita-GOR Batu Nirwala-Padang Tekukur blagian Bukit hingga konek dengan jalan depan Kantor Dinas Perhuungan Kabupaten Alor. Dinas PU Kabupaten Alor telah melakukan pertemuan dengan Camat,Lurah dan masyarakat Kabola.

Menurut, Malaikosa kenderaan semakin banyak sehingga bukan tidak mungkin pada suatu saat untuk menuju Bandara Mali akan membutuhkan waktu cukup lama sebab jumlah kenderaan di Kalabahi semakin banyak. Untuk itu maka akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2019. Lanjutnya karena non status sehingga akan diajukan kepada pemerintah pusat agar ditingkatkan menjadi jalan kabupaten sehingga dapat dibangun dengan DAU dan DAK. Ruas jalan Kalabahi-Awalaha akan di usulkan menjadi jalan provinsi, status jalan provinsi lainnya di pulau Pantar,”Papar Malaikosa.

Facebook Comments