Ketua Dewan Fisip (DPMF) Unpatti, Evandro Tabakmolu : Fisip Unpatti Fakultas Orang Basudara, Jangan Bicara Perjanjian Malino.

0
802

Mahensa Express-Ambon. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, merupakan salah satu fakultas yang dikategorikan sebagai fakultas orang basudara, namun saat ini masalah perimbangan yang termuat dalam perjanjian Malino, kembali dituntut oleh mahasiswa yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Aksi demonstrasi yang dilakukan dengan membakar ban mobil sebanyak dua buah, berlangsung kurang lebih dua sampai empat jam tersebut sangat menganggu aktivitas perkuliahan.

“Bagi saya aksi ini tidak rasional, karena setelah menuntut apa yang diinginkan , mereka langsung membubarkan diri dan pulang, tidak ada pertanggungjawaban yang pasti” ucap Pimpinan Mahasiswa Fakultas Isip Unpatti.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua Dewan Fisip (DPMF) Unpatti, Evandro Tabakmolu kepada Mahensa Exspress pada Rabu (15/11). mahasiswa yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Fisip Unpatti yang telah melakukan aksi demonstrasi di depan Fakultas Isip Unpatti, tidak pernah berkoordinasi dengan kami selaku DPMF, yang mempunyai hak untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa di tingkat fakultas maupun tingkat Universitas Patimura.

Dikatakan proses tuntutan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan pergerakan mahasiswa ini telah menimbulkan ketegangan dalam fakultas Isip Universitas Patimura.

Menurut Ketua Dewan Fisip (DPMF) Unpatti, Evandro Tabakmolu
Ada dua tuntutan yang disampaikan mahasiswa pada saat melakukan aksi yaitu: Azas perimbangan berdasarkan perjanjian Malino dalam penyusunan struktur pejabat Fisip Unpati dan Dosen yang sering mengeluarkan kata-kata kotor dan kalimat yang berbau pelecehan agama agar di berikan sanksi”Tandas sosok rendah hati dan pekerja keras ini.

“Menyikapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakn pergerakan mahasiswa, dengan ini saya selaku Ketua Dewan Isip Unpatti berharap kepada para dosen yang ada agar dapat mengawasi dan meredahkan aksi dan kami juga tidak tahu dengan aksi yang telah dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan mahasiswa Isip Unpatti,”Ujar orang nomor satu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tingkat mahasiswa.

Dia berharap, agar persoalan ini dapat disikapi dan diselesaikan secepatnya dengan baik oleh para dosen dan bagi mahasiswa yang telah melakukan demonstrasi, sebaiknya persoalan ini dibicarakan secara baik-baik, karena kita adalah orang ba sudara,”Paparnya.(MHS-01))