Fatayat NU Abal, Gelar Khitanan Masal Untuk Bantu Keluarga Kurang Mampu.

0
68

Mahensa Express.Com-Alor Besar, Ketua Fatayat NU Kecamatan Alor Barat Laut Rismawati, S.Pd.I dihubungi melalui Akun WhatsApp pada Selasa (07/08) mengatakan
kegiatan khitanan masal yang diselenggarakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Alor Barat Laut telah selesai dilaksanakan pada, Minggu (05/08) diikuti 38 anak yang berasal dari Desa Alila, Kelurahan Adang, Desa Alor Besar, Desa Hulnani dan Desa Ampera.

Dikatakan kegiatan khitanan masal merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan sejak Tahun 2013 PAC Fatayat NU Kecamatan Alor Barat Laut,”Papar Rismawati.

Lebih lanjut Rismawati mengatakan pihaknya mengucapkan limpahan terimakasih atas bantuan semua elemen masyarakat yang dengan caranya telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Dirinya sangat berterima kasih kepada ibu-ibu Majlis Taklim dari Dulolong, Alor Besar, Aimoli, Adang dan Alila. Wabil khusus keluarga besar dari Hulnani. Kegiatan ini murni inisiatif ibu-ibu Majlis Taklim binaannya,”Ungkap Rismawati.

Kegiatan khitanan dilaksanakan pada Pukul : 08 hingga pukul :12:00 (05/08) di kampung Lianglolong Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut.

Tujuan dari khitanan yaitu untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat kurang mampun dan melaksanakan Sunah Nabi Ibrahim As.
Kegiatan dilaksanakan sejak tahun 2013 sampai dengan saat ini. Adapun antusiasme masyarakat sangat luar biasa dan pada Tahun 2018 ini kamu sudah melakukan 3 kali kegiatan khitanan yakni pada Bulan Januari di Desa Alila Selatan (Alondon dan Topbang) pada Bulan Februari di Desa Pulau Buaya dan pada Bulan Agustus ini di Desa Alor Besar Kampung Lianglolong.

Adapun kegiatan yg sedang dan telah dilakukan meliputi pemberdsyaan ekonomi masyarakat, majlis taklim, bantuan untuk pendidikan dan penyaluran dana zakat.
Utk kegiatan pada Bulan Agustus ini setelah khitanan maka akan fokus pada pendistribusian hewan qurban yang akan dilaksanakan pada Tanggal, 22-24 Agustus mendatang.
Dijelaskan bahwa motifasi setiap pengajian ibu-ibu selalu mengeluh bahwa ada anak mereka belum khitanan sedangkan mereka tidak mempunyai biaya. Selain itu keluarganya tidak mau sibuk dgn urusan urusan yg lain (adatiah). Kegiatan khitanan masal ini sangat praktis dan tidak mengurangi nilai-nilai ibadah,”Ujarnya.
efakoly

Facebook Comments