Bupati Djobo : Korpri Alor Menunjukkan Jati Diri Aparatur Yang Unggul

0
62
Bupati Alor, Amon Djobo memukul Gong pada pembukaan Pentas Seni Budaya Tahun 2019 Korpri Alor di monumen pemuda, Jumat 9 Agustus 2019.
Bupati Alor, Amon Djobo memukul Gong pada pembukaan Pentas Seni Budaya Tahun 2019 Korpri Alor di monumen pemuda, Jumat 9 Agustus 2019.

Mahensa Express.Com -Alor, Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Alor, Jumat (09/08/2019) gelar Pentas Seni Budaya 09-12 Agustus 2019.
Kegiatan bertajuk, “Melalui Pentas Seni Budaya Tahun 2019 Korpri siap Menyukseskan Program Pemerintah Kabupaten Alor dalam mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar. Ketua Korpri Kabupaten Alor, Albert N Ouwpoly,S.Pd, M.Si kepada Mahensa Express.Com di Kalabahi, Jumat (09/08/2019) mengatakan Pentas Seni Pentas Seni Budaya tahun 2019 akan berlangsung dari, 09 hingga 12 Agustus Tahun 2019.

Bupati Alor, Drs.Amon Djobo pada acara pembukaan Pentas Seni Budaya Korpri Kabupaten Alor berharap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung penuh pelaksanaan kegiatan itu.

Dia mengatakan, kita diapit 2 monumen bersejarah yaitu pohon beringin dan monumen pemuda, sesuai dengan penjelasan dari Ketua Korpri Alor.
“Kadang orang tidak melihat suatu perbuatan besar untuk membawa daerah ini ke arah yang lebih baik dan lebih maju.

Dijelaskan pada sambutan penutupan TMMD 105 di Desa Pailelang Danrem 161 Kupang, Brigjen TNI Saiful Rahman, S.Sos ketika selesai membacakan sambutan Pandam Udayana, Danrem membuat pernyataan singkat,” Saya orang Alor,s Saya Orang Indonesia,” “Saya orang Alor berarti harus menjadi palang pintu untuk menjaga jati diri sebagai orang Alor.

Pernyataan Danrem, Brigjen TNI Saiful Rahman bahwa, “Saya orang Alor, bukan sekedar bicara tetapi jati diri sebagai orang Alor yang karena dari keringatnya sendiri berusaha membangun daerah dengan mempertaruhkan jati diri dan kepercayaan untuk daerah.

Korpri Alor telah menunjukkan jati diri yang unggul karena telah melakukan perbuatan hebat dan luar biasa. Sebagai kepala daerah tidak pernah terpikirkan untuk melakukan ke giatan seperti ini. Untuk itu pimpinan OPD dan unsur birokrasi tidak boleh berpikiran bahwa Ketua Korpri Alor buat kegiatan ini untuk cari nama dan cari masa tapi harus melihat nilai kebersamaan, edukasi, serta motivasi rasa cinta daerah yang dimunculkan dalam kegiatan Pentas Seni dan Budaya,”ujarnya.

Alor merupakan kabupaten kepulauan sehingga perlu menjaga jati diri dan kualitas Sumber Daya Manusia. Berbicara kualitas, Sumber Daya Manusia Alor sangat berkualitas sebab daya dan kreasi SDM Alor telah melahirkan inovasi untuk memajukan daerah. Untuk itu kita harus menunjukkan jati diri, bekerja dan berbuat untuk Alor tercinta.

Diingatkannya bahwa tantangan kedepan sangat berat karena Alor berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste dan dengan daerah-daerah lain di Provinsi NTT yang paling tidak pergumulan mereka juga sangat berat tetapi mereka bersatu membangun daerahnya dan Sumber Daya Manusianya sangat hebat luar biasa.”Apabila kita juga bersatu melihat peta persoalan di daerah ini maka saya sangat yakin saiapapun yang memimpin, daerah ini pasti maju,” paparnya.

Dengan adanya kegiatan
Pentas Seni dan Budaya yang digelar Korpri Alor
diharapkan dapat memecah kebuntuhan-kebuntuhan yang terjadi selama ini terlebih ada nilai edukasi dan juga sarana hiburan bagi masyarakat.

Korpri Alor telah menunjukkan jati diri unggul pada malam ini, saya bangga karena jati diri aparatur di daerah ini luar biasa. Saya tidak pernah berpikir untuk buat kegiatan sperti ini sehingga apa yang sudah dilakukan oleh Ketua Korpri Alor merupakan perbuatan hebat dan luar biasa,”ucap Bupati Amon Djobo.

Tarian lego-lego dari Korpi Dinas Pendidikan Kabupaten Alor 
Tarian lego-lego dari Korpi Dinas Pendidikan Kabupaten Alor

Peserta lomba yang akan mengikuti lomba, tarian lego-lego, solo dan lomba joget diharapkan menyiapkan diri secara baik, karena ini kegiatan resmi jadi tidak boleh hadir sekedar memenuhi persyaratan. Pentas Seni dan Budaya yang digelar Korpri Alor merupakan kegiatan resmi pemerintah Kabupaten Alor.

Kepada aparatur birokrasi Bupati Amon Djobo
berharap satu hati dan memaknai kegiatan-kegiatan Pentas Seni dan Budaya dengan baik.
Ketua Korpri harus terus menggelar kegiatan seperti ini untuk menghidupkan suasana kota.

Esensi pelaksanaan kegiatan Pentas Seni dan Budaya diharapkan akan mempererat tali silahturahmi antar birokrasi, masyarakat dan sesama. Apa yang dilakukan oleh Korpri Alor bukan berhubungan dengan politik tetapi merupakan ajang kebersamaan, berekspresi, berkreasi serta pembuktian jati diri orang Alor,”tutup Bupati Amon Djobo.