Abe Ouwpoly : Pentas Seni Budaya Korpri Alor Dalam Bingkai Kemerdekaan RI ke 74.

0
73

Mahensa Express.Com -Alor, Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Alor gelar Pentas Seni Dan Budaya di Tugu Pancasila Kalabahi. Hadir pada Kegiatan Pentas Seni Dan Budaya yang dibuka langsung oleh Bupati Alor, Drs.Amon Djobo tersebut Wakil Bupati Alor, Imran Duru,S.Pd, Dandim 1622 Alor, Letkol.Inf. Supyan Munawar,S.Ag dan pimpinan OPD serta undangan.

Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Alor, Albert N Ouwpoly dalam sambutannya mengatakan, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Alor memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, karena Tuhan itu baik, sehingga memberikan anugerah kehidupan serta umur panjang bagi negara dan bangsa. Hal ini boleh dirasakan dan dimaknai dalam susana penuh kekerabatan, tentram dan suasana aman serta damai dalam bingkai kesatuan negara Republik Indonesia dalam semangat kita di Alor, tanah terjanji surga di Timur matahari.

Dalam kebersamaan dan spirit itulah pada malam ini, di tempat bersejarah pada tahun 1949 pohon bersejarah inj batangnya ditancapkan oleh Raja Alor dalam posisi terbalik dan sebuah pernyataan yang diberkati oleh Tuhan yaitu,”Apabila batang ini saya tancap dan tidak tumbuh maka kemerdekaan Indonesia akan pendek tetapi apabila pohon ini tumbuh subur maka kemerdekaan ini akan subur dan langgeng bagi bangsa dan negara.
Seorang raja di negeri ini dalam kesadaran yang begitu tinggi akan kekuatan dan hikmat yang Tuhan berikan telah meramalkan bahwa bangsa ini merdeka penuh dengan kesungguhan hati.
Raja tidak pernah membayangkan bahwa pernyataan tersebut keluar secara spontanitas tetapi kemudian dicatat oleh sejarah bahwa pernyataan itu karena hikmat yang diberikan oleh Tuhan sehingga tanah ini di rahmati dan diberkati Tuhan.
Lanjutnya, pada tahun 1976 sebuah monumen dibangun di kota ini untuk mengenang salah satu pondasi kemerdekaan Indonesia yaitu Pancasila. Untuk itulah maka monumen ini dibangun, “jadi diatas ada pohon kemerdekaan dan di bawah ada tugu Pancasila.

Tarian Lego-lego dari RSUD Kalabahi (11/08/2019) pada kegiatan Pesta Seni Dan Budaya Korpri Kabupaten Alor
Tarian Lego-lego dari RSUD Kalabahi (11/08/2019) pada kegiatan Pesta Seni Dan Budaya Korpri Kabupaten Alor

Di tempat ini pula rakyat Alor dan pemerintah daerah membangun kedaulatan dan kenegaraan. Di tempat ini juga aparatur di daerah ini menyatakan komitmen untuk merawat kemerdekaan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan yang Maha Esa yang telah dipersembahkan oleh pejuang babgsa ini,”ucapnya.

Dikatakan Pentas Seni dan Budaya Korpri Alor di dalam bingkai kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 yaitu sumber daya unggul dan Indonesia maju. Presiden Republik Indonesia, punya pikiran hampir sama dengan Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan Wakil Bupati Alor, Imran Duru,S.Pd hal ini menandakan bahwa membangun SDM itu penting bagi masa depan negara ini. Hanya dengan pembangunan SDM Indonesia akan maju dan bermartabat dalam kancah pertarungan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Untuk itu dalam pola pikir bangsa Indonesia, pola sentral ini sejalan dengan apa yang diletakkan oleh bupati dalam pembangunan Alor 5 tahun kedepan dengan 3 prioritas yaitu, Alor kenyang, Alor sehat dan Alor pintar. Dengan 3 program ini sesungguhnya menjadi rujukkan prioritas program pembangunan Alor 5 tahun kedepan.

Ketua Korpri Alor mengatakan atas nama Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Alor kami menyampaikan rasa hormat kepada bupati dan wakil bupati Alor yang telah meletakkan kebijakan sama dengan kebijakan nasional yang seiring dengan kebutuhan rakyat Indonesia pada umumnya, khususnya masyarakat Kabupaten Alor.

Kegiatan pentas seni dan budaya direncanakan berlangsung 09 hingga 12 Agustus 2019. Untuk memeriahkannya akan berlangsung pentas seni dan budaya yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Alor.
“Semua OPD telah mendaftarkan diri untuk mengikuti 3 jenis lomba yaitu, solo perorangan, lego-lego dan lomba joget.
JSolo, lego-lego dan joget merupakan ekspresi daya bangsa Indonesia dan ekspresi diri dan jati diri masyarakat Alor,”ucap Ketua Korpri Alor, Abe Ouwpoly.

Prioritas SDM adalah bukan berakar dari akademis tetapi juga berakar dari budaya Indonesia agar tidak kehilangan identitas,
Korpri harus menjadi garda terdepan untuk menggerakkan masyarakat agar memperoleh pencapaian di bidang Sumber Daya Manusia tapi kuat dalam akar dan budaya. Melalui kegiatan lomba lego-lego versi kepala burung yang akan diikuti oleh hampir seluruh OPD tersebut, Abe berharap peserta lomba tidak perlu kuatir karena penilaian dari dewan juri sangat obyektif.

Kegiatan Pentas Seni Dan Budaya diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang kaki 5 dan usaha kecil di daerah ini, untuk itu Korpri telah mengajak para pedagang dan usaha kecil untuk memanfaatkan ivent ini. Dengan adanya Pentas Seni Dan Budaya Korpri ingin menujukkan kepada masyarakat bahwa aparatur daerah ini siap menyambut era teamwork untuk saling berkompetisi membangun negara dan daerah ini,”ujarnya.

Reporter/Editor(efraim lamma koly)

Facebook Comments