Generasi muda, harapan Bangsa Dalam menjaga Ketutuhan NKRI Di Usia Ke 74.

0
51

Momen Hari kemerdekaan merupakan Hari bersejarah bagi suatu bangsa dan negara. Seperti halnya dengan bangsa indonesia, dalam merebut kemerdekaan dari tangan parah penjajah bukanlah suatu hal yang sangat enak, tetapi melalui sebuah kristalisasi keringat, darah dan air mata demi merebut sebuah kemerdekaan.

Oleh karena Sebagai generasi muda saya mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Marauke jangan pernah lupa akan hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang jatuh dan di peringhati pada tanggal 17 Agustus 1945. Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memperingati hari kemerdekaan, mulai dari upacara pengibaran bendera merah putih, peringatan proklamasi, karnaval budaya, hingga perlombaan tradisional di seluruh pelosok bangsa indonesia.

Namun kita harus sadar bahwa perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan seharusnya tidak hanya diperingati setahun sekali dengan perayaan-perayaan tertentu saja, tetapi Perjuangan tersebut harus dimaknai secara sungguh – sungguh dan dilanjutkan oleh generasi muda dan itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi muda yang sangat mutlak untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang sudah diraih dengan susah payah melalui perjuangan para pahlawan yang sudah mempertaruhkan jiwa dan raganya demi rakyat Indonesia.

Bagi para pejuang dan orang-orang yang hidup pada masa memperjuangkan kemerdekaan, makna paling nyata dari kemerdekaan adalah lepasnya dari cengkeraman dan pengisapan para penjajah terhadap seluruh rakyat yang mendiami bumi pertiwi yang kita cintai ini. Namun terhitung setelah 74 tahun sejak Indonesia menyatakan kemerdekaannya, tentunya semakin sedikit generasi muda saat ini yang merasakan secara langsung makna kemerdekaan seperti yang dirasakan oleh generasi sebelumnya.

Memang bagi generasi sekarang ini makna kemerdekaan mungkin tidak sama dengan makna generasi sebelumnya, tetapi bukan berarti generasi sekarang tidak dapat memaknai kemerdekaan. Meskipun bukan menghadapi ‘musuh atau penjajah’ yang sama, setiap generasi punya perjuangannya sendiri dalam memaknai kemerdekaan ini.

Seperti pada generasi pertama setelah kemerdekaan, perjuangan nyata yang dihadapi adalah menjaga kestabilan. Kemudian pada generasi selanjutnya perjuangannya adalah membangun perekonomian dan melestarikan kembali budaya yang hampir punah di Indonesia dan sebagai generasi muda harus terus melanjutkan Tongkat estafet perjuangan tersebut akan terus berlanjut sampai ke generasi-generasi yang akan datang.

Peran pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI ini sangatlah besar, sehingga segala yang berhubungan dengan kebangsaan Indonesia haruslah diperhatikan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Propinsi dan bahkan Pemerintah daerah. Kita juga mengetahui bahwa Masa depan Bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda. Kaum Muda Indonesia adalah masa depan Bangsa ini. oleh Karena itu, setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan kedaulatan Bangsa serta keutuhan NKRI.

Sejak zaman dahulu sebelum Indonesia menyatakan dirinya merdeka, para generasi muda saat itu sangatlah penting sehingga para pemuda dahulu dapat membebaskan Indonesia ini dari tangan belanda dan jepang. Bahkan setelah kemerdekaan pun para generasi muda Indonesia masih berperan aktif dalam memajukan Indonesia tercinta ini. rasa peduli dan nasionalisme pemuda zaman dahulu sangatlah tinggi untuk memajukan Tanah Air kita Indonesia.

Sejarah bangsa Indonesia juga mencatat bahwa peran pemuda sebagai pilar dan motor pengerak dalam mencapai kemerdekaan dan kemajuan bangsa. Di mulai dari Budi Utomo tahun 1908, Sumpah pemuda tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945.Pada tanggal 28 oktober 1928 para pemuda dahulu mendeklarasikan diri mereka untuk menegakkan cita-cita bangsa Indonesia yakni terbebas dari para penjajah dari negeri ini. zaman sekarang ini tugas para pemuda bukanlah lagi berperang atau hal semacamnya. Karena perbedaan zaman, tugas terpenting pemuda saat ini adalah dengan menanamkan nilai-nilai pancasila dan nilai Budaya di dalam kehidupan generasi muda saat ini. Jika kita melihat masyarakat, pemuda saat ini sudah mulai meninggalkan bahkan melupakan nilai-nilai pancasila dan budaya kita yang merupakan ideologi dan jati diri bangsa Indonesia, seolah-olah para pemuda Indonesia saat ini tidak memiliki semangat nasionaliseme terhadap bangsa ini yang berbeda dengan zaman dahulu sebelum kemerdekaan.

Mengapa terjadi demikannya..? itu disebabkan oleh kemajuan teknologi yang semakin canggih sehingga para pemuda saat ini terlena dan bahkan lupa dengan tugas-tugas mereka sebagai pelopor dan pemegang tongkat estafet pembangunan bangsa ini kedepannya. Disamping itu sangat merosotnya peran pemuda yang sangat kurang di beri kepercayaan dari golongan tua kepada golongan muda untuk mengadakan transfer ilmu, pengalaman dan kewenangan didalam pemerintahan maupun non-pemerintah. Selain itu, para pemuda saat ini terlalu mengikui gaya trend kebarat-baratan yang merupakan salah satu dampak yang menyerang pada generasi muda bangsa ini. banyak dari para generasi muda kita melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak postitif, seperti mabuk-mabukan, berjudi, merokok, narkoba, pergaulan bebas dan masih banyak lagi aktivitas negatif yang sering kita lihat di lingkungan sekitar dimana kita ada, oleh karena itu sebagai generasi muda yang bijak harus kita hindari hal demikian kerena di pundak kita ada masa depan bangsa Indonesia.oleh karena itu sebagai salah satu wakil ketua DPD GMNI NTT saya menghimbau kepada semua kaum muda di Indonesia khususnya Pemuda/pemudi di Daerah perbatasan untuk terus menjaga Pancasila sebagai Ideologi pemersatu seluruh rakyat Indonesia, sehingga sampai kapanpun kita akan mempuyai satu Ideologi yakni Pancasila, satu tanah yakni tanah Air Indonesia.

MERDEKA … !!! 🇮🇩