Tiga Cakades Gugat Pelanggaran Proses Pemilihan, Kepala Desa Eka Jaya.

0
240
Tiga Cakades Eka Jaya Gugatan Pelanggaran Proses Pemilihan, Kepala Desa Eka Jaya.
Tiga Cakades Eka Jaya Gugatan Pelanggaran Proses Pemilihan, Kepala Desa Eka Jaya.

Mahensa Express.Com – Kalabahi, Dalam suratnya tertanggal 26 Juli 2019 ketiga Cakdes Ekajaya perode 2019-2025 dalam Pilkades serentak yaitu, Merianus Weny Gerimu, Yansenius Kay dan Melianus Yalla menjelaskan bahwa mereka adalah caIon KepaIa Desa Eka Jaya yang teIah mengikuti tahapan PIKADES Eka Jaya Tahun 2019.
Kepada Mahensa Express.Com ketiganya menyampaikan pelanggaran proses pemilihan Kepala Desa Eka Jaya pada hari Sabtu tanggal 20 Juli Tahun 2019 di Desa Eka Jaya Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor.

Salah satu Pelapor yang juga kades incumbent Desa Eka Jaya, Yansenius Kay mengatakan panitia pilkades Eka Jaya, Terstruktur, Sistimatis dan Masif telah melakukan pelanggaran.

Berikut pelanggaran yang dilakukan oleh panitia,

1.Pada saat pemilihan, terdapat warga masyarakat yang bukan warga masyarakat Desa Eka Jaya tapi turut serta dalam memberikan hak suara (bukti terampir).

2.Ada warga masyarakat Desa Eka Jaya yang namanya tidak terdaftar dalam DPT, tapi diijinkan panitia untuk memberikan hak suara daIam PiIkades Eka Jaya, saIah satunya an. Naaman Saddu SaIIy yang bersangkutan adalah Panitia PiIkades.

3.Nama–nama pemilih yang ada dalam DPT ternyata terdapat nama-nama anak dibawah umur atau yang belum mempunyai hak pilih.

4.Daftra pemilih tetap (DPT)di rahasiakan oleh panitia

5.Panitia diduga memihak pada calon tertentu, hal ini dibuktikan dengan semua administrasi pilkades Eka Jaya di kerjakan oleh panitia di salah satu rumah kandidat kepala desa (kepala desa terpilih red).

6.Kuat dugaan kami kalau DPT yang di keluarkan oleh panitia Pemilihan Kepala Desa Eka Jaya penuh rekayasa dan tidak sesuai dengan keadaan yng sebenarnya (DPT dari Dukcapil) Kabupaten Alor.

7.Bahwa Daftar hadir pemilih adalah dasar pijak panitia dalam penyelenggaraan pilkades namun kenyataannya daftar hadir pemilih tersebut tidak disiapkan oleh panitia penyelenggara pilkades Eka Jaya di dua TPS.

8.Panitia bekerja tidak independen dan terkesan berpihak pada salah satu kandidat cakades Eka Jaya, Ayub S. Saddu Sally (Kades Eka Jaya terpilih).

9.Bahwa Benar, terjadi money politik yang dilakukan oleh calon nomor urut 1 atas nama, Ayub Stefanus Saddu Sally melalui sdri. Rut Nale Boling Sau, pada malam Sabtu Tanggal 19 Juli 2019.
10.Bahwa benar, yang bersangkutan, Rut Nale Boling Sau, meceriterakan kejadian Money Politik ini pada dua orang warga masyarakat desa, Eka jaya di rumah kediaman, Bertimeus Magang (Ketua RT 07) Dusun II Kappas pada Kamis, 25 Juli 2019
Pukul. 08.00 (wita) saksi Mery Kristina Doni (RT 05/RW 03) dan Yohana Koly ( RT 07/RW 04).

Merianus Weny Gerimu, Yansenius Kay dan Melianus Yalla bersama Ketua BPD Desa Eka Jaya dan Tokoh Masyarakat Eka Jaya 
Merianus Weny Gerimu, Yansenius Kay dan Melianus Yalla bersama Ketua BPD Desa Eka Jaya dan Tokoh Masyarakat Eka Jaya

Ditegaskan bahwa proses persiapan hingga pemilihan dan perhitungan suara pemilihan kepala Desa Eka Jaya terdapat temuan yang tidak sesuai dengan aturan per undang-undangaan dan petunjuk teknis untuk itu hasil pemilihan yang menyatakan calon nomor urut 01 atas nama, Ayub Stevanus Saddu Sally sebagai pemenang Pilkades Eka Jaya harus di diskualifikasi dan segera dilakukan pemilihan ulang.

(efraim lama koly)

Facebook Comments