Lomba Cerdas Cermat Kimia Ke-IX Se-NTT, Resmi Dibuka.

0
12

Mahensa Express.Com – Kupang, Ikatan Mahasiswa Pendidikan Kimia (IMASPIKA) menghelat Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) Ke-IX Se-NTT yang resmi dibuka pada Senin, 16 September 2019 bertempat di Aula Rektorat Lama Undana Kupang. Kegiatan CCK yang dibuka langsung oleh Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo, menuai banyak apresiasi.

Dilansir dari Garda Indonesia, Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Wadek III pada sambutan di depan seluruh peserta lomba, guru pendamping, para dosen dan Mahasiswa Pendidikan Kimia yang memenuhi Aula Rektorat Lama Undana.

“Apresiasi kepada seluruh Panitia Pelaksana (Panlak), mahasiswa Pendidikan Kimia dan juga Bapak Ibu dosen yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini dengan dana yang cukup besar,” ucap Taneo yang beberapa waktu lalu terpilih sebagai Dekan FKIP Undana.

Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo
Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan FKIP Undana, Melkisedek Taneo

Taneo mengungkapkan bahwa kesuksesan kegiatan CCK didukung oleh kekompakan yang sangat solid dari seluruh mahasiswa dan juga Bapak Ibu dosen dalam menggalang dana. Selain itu, kerja yang dibangun juga searah dengan komitmen yang sama.

“Semua punya misi yang sama sehingga kegiatan ini bisa sukses,” ujarnya.

Lanjutnya, komitmen bersama serta tanggung jawab besar dari seluruh komponen menjadi kunci sukses kegiatan tersebut.

Prodi Pendidikan Kimia merupakan salah satu prodi yang paling produktif di FKIP. Hal tersebut disampaikan Taneo, berpijak pada berbagai prestasi yang sudah diraih oleh Prodi Kimia baik secara individu maupun kelompok.

Salah satu mahasiswa yang disebutkan Taneo sebagai mahasiswa yang berprestasi adalah Arsel P. Riwu yang beberapa kali mengharumkan nama Pendidikan Kimia dan juga Undana di tingkat regional Bali Nusra.

Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, perbedaan akan selalu. Namun Taneo berharap seluruh panitia, mahasiswa dan dosen dapat membangun komunikasi yang baik dalam menyelesaikan perbedaan pendapat tersebut.

“Bangun mediasi yang baik untuk mendapat solusi yang baik,” tutup Taneo.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana, Yeter Tetty, bahwa IMASPIKA sudah berhasil melaksanakan kegiatan CCK Se-NTT tahun yang kedua.

“Pendidikan Kimia sudah berhasil mengumpulkan siswa-siswi SMA Se-NTT untuk yang kedua kalinya,” jelas Yeter.

Dirinya juga menyebut kegiatan yang dilakukan oleh IMASPIKA merupakan kegiatan yang sangat positif.

Diakhir sambutannya Yeter menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sekadar belajar tetapi harus mampu menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP sebagai calon guru adalah pahlawan-pahlawan yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita adalah pahlawan yang siap mencerdaskan anak-anak bangsa,” tutup Yeter.

Sementara itu, Benyamin Rina Widu dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan tersebut untuk memotivasi para pelajar di NTT untuk terus belajar dan berkompetisi. Selain itu untuk mengajak para pelajar NTT untuk memahami Kimia sebagai sebuah permainan yang menyenangkan tanpa melupakan unsur kompetitif.

“Kita ingin mengajak pelajar di NTT untuk berpikir positif tentang ilmu kimia dan menghapus paradigma lama bahwa kimia itu rumit, membosankan dan berbahaya,” jelasnya.

Widu menyampaikan bahwa dana yang dibutuhkan dalam menyukseskan kegiatan tersebut sebesar Rp. 149.292.040-, (seratus empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh dua ribu empat puluh rupiah) yang murni merupakan hasil usaha dana dari mahasiswa pendidikan Kimia.

“Dari total dana tersebut tersisa dana sebesar Rp.29 ribu,” ujar Widu.

Kegiatan yang mengusung tema “United in Chemistry for East Nusa Tenggara” di dukung penuh oleh Ikatan Alumni Pendidikan Kimia (IUPAK) tersebut diikuti oleh 46 sekolah dari 16 Kabupaten/Kota, dengan jumlah tim sebanyak 78 tim. Sementara yang siap berkompetisi selama satu minggu terhitung Senin, 16—21 September 2019 sebanyak 32 tim yang sudah lolos seleksi tingkat Kabupaten/Kota.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
(+rony banase)

Facebook Comments