Soal Wacana Eks Koruptor Dilarang Ikut Pilkada, Mendagri Tito Karnavian  Utamakan Aspirasi Publik

0
137
Mendagri Tito Karnavian. ©2019 Merdeka.com/Genan
Mendagri Tito Karnavian. ©2019 Merdeka.com/Genan

Mahensa Express.Com -Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian  belum mau mengambil keputusan terkait usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melarang mantan narapidana eks koruptor ikut dalam Pilkada. Menurutnya, harus dilakukan proses mendengarkan aspirasi masyarakat sebelum memberikan keputusan.

Dirilis dari Merdeka.com Mendagri Tito Karnavian tegaskan “Saya sebagai Mendagri, tidak mau mengambil sikap terlebih dahulu. Saya lebih mengutamakan aspirasi publik, apakah mau mengambil prinsip pembalasan atau koreksi,” kata Tito di Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (6/11).

Ditegaskan bahwa larangan tersebut belum dibakukan. Proses pengajuan aturan itu juga masih dibicarakan oleh Komisi II DPR. “Prinsipnya dari kita, terserah publik,” paparnya.

Tito menjabarkan, konsep pemasyarakat dalam konteks kekinian, telah bergeser dari konsep pembalasan menjadi rehabilitasi. Sebab, orang yang ditangkap dan diproses masuk penjara masuk dalam konsep pembalasan. “Dia bikin susah orang dia harus dibikin susah dengan cara masuk penjara, maka disebut dengan penjara. Namun, dalam perkembangan lebih lanjut berdasarkan teori ilmu kriminologi sejarah itu fight crime stop the criminal, yang kita perangi adalah perbuatannya bukan orangnya,” ucapnya.

Apabila ditelaah lebih dalam, untuk Pilkada mantan narapidana kasus korupsi dapat menerima pembalasan atau koreksi. Contohnya, memiliki hak untuk berpolitik. Sedangkan, konteks koreksi adalah masih adanya kebaikan dalam diri eks narapidana Tipikor.

“Kalau kita mengambil prinsip rehabilitasi berarti mengoreksi setiap orang yang pernah berbuat buruk, dengan harapan bisa menjadi baik. Kalau sudah baik, terkoreksi, sudah direhabilitasi kenapa tidak diberikan kesempatan memperbaiki dan mengabdi kepada masyarakat,” bebernya.

Aturan tersebut, nanti yang akan mengakomodir mereka termasuk mengenai konteks apa yang akan diambil. “Semua undang-undang ini, nanti akan mengakomodir tergantung bagaimana,” tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Merdeka.Com dengan judul,” Mendagri Utamakan Aspirasi Publik Soal Wacana Eks Koruptor Dilarang Ikut Pilkada.

Facebook Comments