Polisi Tangkap Empat Terduga Teroris di Banten Usai Bom Bunuh Diri, Ada temuan Peluru di Sepeda Motor Bomber.

0
49
Ilustrasi (Sudirman Wamad/detikcom)
Ilustrasi (Sudirman Wamad/detikcom)

Mahensa Express.Com –
Jakarta, Tim Densus 88 Antiteror menangkap 4 terduga terrors di Banten seusai bom Medan. Polisi kini mendalami dugaan keterkaitan 4 terduga teroris dengan teror di wilayah Indonesia.

“Memang benar telah dilakukan operasi penegakan hukum oleh Tim Densus 88/AT terhadap 4 orang yang diduga sebagai anggota jaringan teroris,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi, Rabu (13/11/2019).

Dirilis dari detikNews
keempat terduga teroris yang ditangkap tersebut berinisial DA, QK, AP, dan MA. Penanganan terduga teroris masih dilakukan Polri.

“Terhadap empat orang tersebut diduga merupakan anggota sebuah jaringan teroris hasil dari pengembangan dan penangkapan pelaku sebelumnya di daerah lain,” sambung Edy.

Keempat terduga teroris ini ditangkap berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Polri. Polri, menurut Edy, memastikan upaya pencegahan teror

“Saat ini Tim Densus sedang dalam upaya penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar dia.

Polisi Temukan Peluru di Sepeda Motor Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan

Polisi mengamankan sejumlah peluru saat menggeledah sepeda motor yang milik pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Motor milik Rabbial Muslim Nasution sebelumnya diperiksa tim penjinak bom Polda Sumut.

“Ada celana pendek, senter kepala, jam tangan, beberapa peluru kaliber 22,” kata Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto di RS Bhayangkara Medan, Rabu (13/11/2019).

Polisi, menurut Mardiaz, masih melakukan pengembangan penelusuran terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

“Sementara masih berlangsung, tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Belawan yang di-backup Densus 88 Mabes Polri saat ini masih melakukan pengembangan,” ujarnya.

“Masyarakat jangan takut, kita imbau masyarakat memberikan informasi jika ada di wilayahnya ditemukan orang-orang yang mencurigakan,” imbuh Mardiaz.

Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi, juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.

Pelaku, yang menggunakan atribut ojek online dan mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan. Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan.

Saat itu, polisi meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ranselnya, namun tak ditemukan benda mencurigakan sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.

Artikel ini telah tayang di detikNews dengan judul,”Total 4 Terduga Teroris Ditangkap di Banten Usai Bom Bunuh Diri di Medan.

Facebook Comments