Sambut Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Alor Gelar Kegiatan Pasar Rakyat.

0
22
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Muaz A.Kamis
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Muaz A.Kamis

Mahensa Express.Com – Kalabahi, Dalam Rangka menyongsong Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru Tahun 2020 pemerintah Kabupaten Alor bekerjasama dengan para pedagan di Kabupaten Alor melaksanakan kegiatan pasar rakyat dengan ikon,”Penjualan Barang-barang berdiskon sejak tanggal 28 November hingga 31 Desember tahun 2019 dipasar Rakyat Kalabahi.

Hal ini sesuai dengan penjelasan dari Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Muaz A.Kamis, Rabu (04/12/2019) di Pasar Rakyat Lipa Kalabahi.

“Jenis-jenis barang yang dijual berasal dari para pedagang seperti, pakaian,sepatu,sendal, aksesoris, perabot rumahtangga elektronik dan barang kebutuhan lainnya termasuk sembako.

Dikatakan oleh, Muaz Kamis bahwa kegiatan itu perlu dilakukan karena
sejak pembangunan Pasar Rakyat Lipa hingga saat ini telah terjadi kelesuan perdagangan di Pasar Rakyat Lipa.

Hal ini disebabkan oleh kareana relokasi para pedagang yang membutuhkan waktu cukup lama. Rata-rata para pedagang sudah mendapatkan lokasi baru dengan dua titik konsntrasi yaitu Pasar Rakyat Kota Kalabahi dan Pasar Rakyat Kadelang.

“Mereka para pedagang sudah mendapatkan tempat usaha sehingga ketika diajak kembali ke Pasar Rakyat Lipa, mereka sedikit keberatan karena takut barang dagangannya tidak laku, sementara kebanyakan dari para pedagang terikat dengan kredit di koperasi. Ada diantara para pedagang
angsuran kredit kewajibannya terbengkelai sehingga upaya yang dilakukan belum berhasil sesuai harapan. 30 persen
pedagang masih di luar Pasar Rakyat Lipa, terdiri dari pedagang musiman dan beberapa pedagang tetap yang biasa berjualan di bale-bale sementara di Pasar Rakyat Kalabahi dan Pasar Rakyat Kadelang,”ucap Muaz Kamis.

Lanjutnya pemerintah akan terus berupaya mencari solusi,”kami sudah bertemu dengan para pedagang agar mereka bisa mengambil kesempatan dan memanfaatkan kegiatan di Pasar Rakyat Lipa ini.

Kadis Muaz Kamis mengatakan untuk sementara 82 pedagang telah terdata dan akan menggunakan ruangan di dalam gedung dan di luar gedung Pasar Rakyat Lipa Kalabahi. pedagang sudah terdata berasal dari 3 Pasar Rakyat di Kalabahi dan beberapa pedagang baru termasuk pedagang kuliner.

Gelar Pasar Rakyat hanya di lokasi Pasar Rakyat Lipa Kalabahi. Hingga saat ini beberapa pedagang sudah menempati lokasi dan sudah aktif berjualan di Pasar Rakyat Lipa, untuk undian penomoran tempat usaha sudah kami lakukan pada tanggal 27 Nopember 2019 dan rata-rata para pedagang sudah melihat langsung tempat usahanya.
Undian penomoran pertama terdiri 44 pedagang sedangkan jumlah keseluruhan hingga saat ini berjumlah 82 orang pedagang, proses pendaftaran dibuka tiap hari kerja,” papar Muaz Kamis.

“Dinas telah berkoordinasi dengan Polres Alor, Kodim Alor dan Dinas Pol PP Kabupaten Alor untuk pengamanan pasar rakyat dan konsentrasi penjualan bahan petasan seperti mercon.
Dijelaskan karena ijin penjualan petasan dari Polres Alor sehingga apabila Kapolres Alir berkenan maka penjualan petasan hanya terkonsentrasi di pasar rakyat lipa untuk memudahkan pengawasan.

Target yang ingin dicapai dari program ini yaitu akibat sistim perdagangan online menyebabkan banyak barang-barang pedagan yang tidak laku terjual, untuk itu dengan adanya kegiatan Pasar Rakyat diharapkan masyarakat dapat membeli barang-barang berdiskon dari pedagang yang berinisiatif jual barang di kegiatan ini. Kita juga ingin kembalikan keramaian Pasar Rakyat Lipa seperti semula.

Puncak keramaian berdasarkan kesepakatan dengan pedagang akan terjadi pada minggu kedua bulan Desember 2019. Sebelumnya pada Tanggal 1 hingga 14 November kami sudah lakukan kegiatan operasi pasar di 8 kecamatan dengan 16 titik target yaitu, Kecamatan Teluk Mutiara, Alor Barat Laut, Alor Barat Daya, Alor Tengah Utara, Lembur, Alor Selatan, Alor Timur Laut dan Kecamatan Alor Timur. Srmua barang-barang kebutuhan yang dijual dengan harga dasar distributor. Operasi Pasar tidak bisa dilakukan di semua kecamatan karena keterbatasan dana.

Operasi Pasar Rakyat di Kecamatan Teluk Mutiara berlangsung dari, 15 November hingga saat ini masih terus berlanjut. Lokasi penjualan terkonsentrasi di Kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Alor. Proses Operasi Pasar tidak berhenti di Natal dan Tahun Baru tapi akan berlanjut karena ancaman kemarau panjang,”ujar Muaz Kamis.

Facebook Comments