Wadah Titian Harapan Wujudkan Impian Warga

0
4

Mahensa Express.Com  -Kalabahi, Tasi merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Lembur, Kabupaten Alor, ProvinsiNusa Tenggara Timur, Indonesia.

Tasi merupakan satu dari 6 desa berada di Kecamatan Lembur.  Desa Tasi dan Desa Talwai letaknya berbatasan langsung dengan Kecamatan Alor Selatan.

Pada Senin, (10/12/2019) bersama rombongan  Wadah Titian Harapan Pimpinan Bapak, Mario Viera, Mahensa Express.Com ke lokasi kedua desa tersebut untuk menyaksikan penyerahan Alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS) kepada masyarakat.

Suasana haru dan tangis   gembira terpancar dari mata warga dan juga keluarga enam orang ibu-ibu yang belajar

ketika menyambut wadah Titian Harapan bersama Rombongan tiba di Desa Talwai Dusun II Tabolabui (10/12) siang.

Wadah Titian Harapan bersama rombongan hadir Di Desa Talwai dan Desa Tasi Kecamatan Lembur Kabupaten Alor guna menyerahkan Alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS) kepada masyarakat Dua Desa tersebut yang berpuluh tahun belum tersentuh oleh Listrik/Penerangan.

Pergumulan dan Doa Masyarakat Dua Desa terjawab sudah ketika 6 orang ibu-ibu diberikan beasiswa dari Pemerintah India yang bekerja sama dengan wadah Titian Harapan untuk belajar merakit Listrik Tenaga Surya di India.

Belajar Di India Selama 6 bulan untuk merakit Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS) akhirnya berbuah manis, Ke enam (6) orang ibu-ibu tersebut kini dapat merakit dan menyalakan Lampu, terbukti saat acara penyerahan Alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS) dilanjutkan dengan pemasangan alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang disaksikan oleh seluruh masyarakat,keenam ibu-ibu tersebut menunjukkan kualitas mereka bahwa mereka mampu menyalakan Lampu dan terbukti pada saat itu Lampu pun akhirnya menyala.

Gabriel Abdi Kusuma Beribina dalam sapaannya mengatakan Hari ini terjawab sudah semua keraguan dan tanda tanya yang terus disampaikan ketika Keenam orang Ibu-ibu ini pergi ke India untuk belajar merakit Alat pembangkit listrik tenaga Surya ( PLTS).

Gab mengatakan ke enam ibu-ibu ini akan menerapkan ilmu yang mereka belajar selama enam bulan di India dan ini adalah babak yang baru, kita memulai semua proses ini. Kita mau ditanggal 25 Desember 2019 kita sama-sama menyanyi terang Besar turunlah,bukan saja Hati dan muka yang terang tetapi lebih dari itu kampung kita juga harus terang, buat itu jadi kenyataan, Kita Merindukan Air dan Terang seperti kita merindukan Surga ucapnya.

Gab menyampaikan kepada kepala Desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alat ini. ” Bapak Desa dan seluruh elemen mari kita saling mendukung, Mari bentuk Pengurus dan lakukan Pelatihan agar kedepan ada kerusakan mereka dapat memperbaiki, jangan seperti ditempat lain,jika rusak maka dibiarkan begitu saja” ucapnya.

Florencio Mario Vieira.M.PM Koordinator wadah Foundtion NTT,NTB dan Bali dalam sapaannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan karena ini bukan kebetulan tetapi melewati proses yang begitu panjang dan akhirnya terjawab hari ini ucapnya.

Mario mengatakan Apa yang dikehendaki Tuhan belum tentu diterima oleh manusia (Dunia) tetapi memang harus dilalui oleh orang-orang yang mengandalkan Tuhan. Semakin kita diuji oleh Tuhan maka semakin kita tangguh untuk berdiri sama Tuhan dan memang proses di wadah begitu,Semua Indah pada waktunya ucapnya.

Mario mengatakan mengapa Desa Talwai dan Desa Tasi yang menerima PLTS bukan Desa lain, itu karena Doa bapak/ ibu sekalian untuk itu kedepan Terang yang sudah dibawa oleh Tuhan terus dijaga dengan hidup selalu Rukun dan dirasakan oleh anak cucu.

Mario menyampaikan agar sistem manejemen dapat diperhatikan secara baik agar dapat berlanjut kedepannnya nanti akan di latih oleh koordinator wadah wilayah flores dan Alor,Ibu Rista ucapnya.

Mario mengatakan terang ( Lampu) yang sudah ada
bukan semata-mata tujuan utama wadah tetapi itu hanya pintu masuk dalam memperhatikan generasi masa depan bangsa. Penerangan adalah pintu masuk saja,Yang paling penting adalah Dari Terang anak-anak bisa Belajar, Bisa Sehat dan Pemberdayaan ekonomi dapat berjalan dengan baik dengan membuka usaha-usaha kecil.

Mario menambahkan Pembangkit listrik tenaga Surya ( PLTS) yang diberikan kepada kedua Desa berjumlah 306 unit kiranya dapat dimanfaatkan secara baik.

Acara Penyerahan alat pembangkit listrik tenaga Surya ditandai dengan penyembelihan kurban di Mesbah Tabolabui sesuai tradisi dan adat istiadat di Desa Tersebut yang di lakukan oleh Gabriel Abdi Kusuma Beribina yang dipercayakan oleh Tokoh adat ditempat tersebut.( Dako)

Facebook Comments